Tips Anti Boros Saat Belanja Akhir Tahun
December 8, 2018
Keputusan Membeli Mobil di Akhir Tahun, Tepat Atau Tidak Yah ??
December 8, 2018
Show all

Persiapan Touring Jarak Jauh Saat Liburan Akhir Tahun

Beberapa hari lagi Liburan Akhir Tahun tiba, banyak orang merencanakan aktivitas menarik untuk mengisi momen liburan yang lumayan panjang. Salah satunya bagi para biker adalah dengan Touring Jarak Jauh yang meski melelahkan namun terbilang asyik dan menantang. Tapi karena akhir tahun identik dengan musim hujan tentu banyak persiapan yang harus dilakukan, tak sebatas pada kondisi tubuh saja namun kondisi fisik kendaraan.

Touring dengan jarak jauh perlu persiapan mental dan fisik, dari segi kendaraan tentu kunci-kunci vital pada motor harus dibawa. Ini sangat penting karena biker tak pernah tahu apa yang akan mereka hadapi saat sedang menggeber motor di jalanan, terlebih jika mendapat masalah yang berhubungan dengan air.

Meski biker sudah melengkapi kunci vital pada kendaraannya, itu tidak cukup. Sejumlah tool tambahan harus dilengkapi.

Di musim hujan baik untuk matik maupun motor manual maka kunci busi adalah peralatan teknis yang harus ada. Sejumlah obeng ukuran berbeda sesuai kebutuhan sepeda motor juga harus dibawa.

Harus ada kunci-kunci dan obeng untuk membuka cover body, kunci bintang dan tool lainnya. Lampu utama motor juga bisa putus tanpa diprediksi dan untuk mengatasi ini anda harus menyediakan bola lampu cadangan, model bulp atau non LED juga bisa.

Sebelum berangkat pastikan dulu bahwa semua lampu di bodi motor berfungsi sempurna. Cek juga rem apakah berfungsi normal atau tidak. Lampu sein jangan sampai rusak karena saat sedang hujan anda akan kesulitan untuk mengecek kondisi jalan dengan menoleh ke kiri atau ke kanan.

Selanjutnya

Berikutnya yang tak kalah penting saat Touring Jarak Jauh di musim hujan adalah soal tekanan angin pada ban, juga kondisi fisik ban. Tekanan angin pada ban harus dalam kondisi ideal pada +3 sampai 4 psi dari tekanan standar.

Sebagai contoh jika tekanan standar untuk ban depan sebesar 28 psi maka saat kondisi hujan dan berboncengan boleh dinaikkan hingga 32 psi, sama halnya untuk ban belakang.

Untuk jaga-kaga, bawa juga busi cadangan karena air bisa saja memercik ke busi dan busi mati. Berikutnya adalah rem. Pastikan bahwa kanvas rem dan sistem pengereman bekerja dengan semurna, agar motor ketika dipacu bisa dikurangi kecepatannya.

Kemudian soal kecepatan ideal ketika kondisi jalan basah. Kecepatan yang direkomendasikan ketika jalan dalam kondisi basah karena hujan adalah di kisaran 60 sampai 80 km/jam. Ini karena pada kecepatan ini motor masih bisa dikendalikan dengan leluasa.

Yang terakhir adalah soal perangkat keamanan. Dalam hal ini jas hujan adalah elemen yang penting. Kondisi badan juga harus fit karena mengendarai motor dalam Touring jarak Jauh saat kondisi hujan perlu kesigapan dan kewaspadaan ekstra.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi
Lt.2, DKI Jakarta, 10330
Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat