Sofyan Hotel Betawi, Hotel Halal dan Nyaman Berlokasi Strategis
July 19, 2018
Tips Bulan Madu Romantis dan Sensasional
August 15, 2018
Show all

Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Siapkan Masjid Berjalan

Haii para pembaca Amicale Travel! Olimpiade Tokyo 2020 tidak lama lagi lho, itu artinya mulai dari sekarang-sekarang ini kita tentukan kapan kita bisa menuju ke negara Sakura tersebut. Apalagi, Jepang sudah menyiapkan fasilitas ibadah yang canggih untuk umat Muslim. Penasaran? Yuk simak!

Sudah cukup banyak persiapan yang dilakukan negara Sakura untuk ajang Olimpiade Tokyo di tahun 2020 mendatang. Salah satu persiapan tersebut ialah Masjid Berjalan. Masjid Berjalan ini dibuat dari Truk Kontainer yang telah dimodifikasi.

Saat difungsikan, kontainer truk dilaporkan bisa melebar sehingga ruang di dalamnya menjadi lebih luas. Interior di dalam kontainer juga sudah diset seperti halnya di dalam masjid. Tak ketinggalan, masjid berjalan ini juga sudah dilengkapi alat pendingin suhu (AC) dan keran air untuk berwudhu.

Masjid berjalan yang dipersiapkan Jepang untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Bayangkan saja, total kapasitas Masjid Berjalan ini bisa mencapai 50 orang lebih. Namun, biaya pembuatan Masjid Berjalan tersebut tidaklah murah, biaya tersebut mencapai hingga 100 juta Yen atau sekitar Rp 13 Milyar.

Masjid Berjalan ini pertama kali diresmikan saat berlangsungnya pertandingan sepak bola J-League di Toyota Stadium, di kota Toyota, Prefecture Aichi. Selama perhelatan Olimpiade nanti, truk-truk ini akan mulai dioperasikan ke berbagai venue Olimpiade sesuai dengan kebutuhan.

Miniatur dari masjid berjalan yang dipersiapkan Jepang untuk menyambut perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.

Gambar ini merupakan miniatur dari Masjid Berjalan yang dipersiapkan Jepang untuk menyambut ajang Olimpiade Tokyo 2020.

CEO Yasu Project Yasuharu Inoue berharap keberadaan masjid berjalan ini dapat mempermudah turis muslim yang hendak beribadah. Selain itu, keberadaannya dapat membuat para turis muslim tetap merasa seperti di negaranya sendiri.

“Sebagai negara yang terbuka dan ramah, kami ingin berbagi gagasan “omotenashi” (keramahan Jepang) dengan orang-orang muslim,” kata Inoue seperti dikutip dari nytimes.com, Rabu (25/7/2018).

Jepang menyadari bahwa keberadaan negaranya tersebut berada di antara berbagai negara muslim di Asia. Namun, hal ini membuat negara Sakura tersebut merasa harus menyiapkan berbagai fasilitas ibadah mengingat waktu ibadah untuk umat Muslim adalah berjumlah lima kali dalam sehari.

Dengan ini, Jepang telah menerapkan keramahan pada negaranya kepada negara-negara lain terutama negara dengan mayoritas umat Muslim dengan menyiapkan fasilitas Masjid Berjalan meskipun Jepang bukanlah termasuk negara muslim di Asia. Sungguh mulia perbuatan negara Sakura ini karena telah menghormati agama-agama lain khususnya Islam.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Telp./Fax : +62-21-3190-7615

Email : tours@amicaletravel.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat