Apakah Ka’bah Itu Sebuah Kuburan ??
April 6, 2018
Jima Saat Ihram dan Bentuk Tebusannya
April 7, 2018
Show all

Shalat Sunat Sebelum Berangkat Haji

Tidak mengetahui kejelasan dari sebuah persoalan memang ada baiknya, dengan berlandaskan pada kekurang tahuan kita menjadi pendorong sehingga kita bertanya pada para ulama. Dan sebaiknya ketika kita belum mengetahui ujung pangkal kejelasan sebuah hal, sebaiknya tak terburu-buru membuat fatwa ini dan itu karena ditakutkan apa yang kita katakan malah bertentangan dengan apa yang menjadi fatwa para ulama termasuk soal Shalat Sunat Sebelum Berangkat Haji yang kita bahas dalam postingan kali ini.

Baiklah, terkait hal di atas memang ada beberapa kalangan yang menyebutkan bahwa perihak shalat menjelang keberangkatan haji itu tidak ada haditsnya hingga mereka enggan melakukannya. Bahkan kalangan tersebut bertindak berlebihan dengan melarang orang-orang melakukan shalat padahal akan berankat berhaji. Sementara Ulama Sekaliber Al-Imam An Nawawi saja justru menyunahkan Shalat Sunat Sebelum Berangkat Haji.

Al-Imam An-Nawawi (w. 676 H) di dalam kitabnya yang fenomenal, Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab, sedikit mengupas permasalahan yang Anda tanyakan itu. Beliau menjelaskan tentang dasar pensyariatan shalat sunnah menjelang keberangkatan ke luar kota, termasuk di dalamnya pergi haji ke tanah suci. Berikut petikannya :

يستحب إذا أراد الخروج من منزله أن يصلي ركعتين يقرأ في الأولى بعد الفاتحة (قل يا أيها الكافرون) وفي الثانية (قل هو الله أحد)

Hukumnya disukai (mustahab) apabila seseorang hendak keluar dari rumahnya untuk mengerjakan shalat sunnah dua rakaat, pada rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun dan pada rakaat kedua membaca Qul Huwallahu Ahad.

Hal itu menurut beliau didasarkan pada praktek yang dilakukan langsung oleh Rasulullah SAW sendiri, berdasarkan hadits-hadits berikut :

ما خلف عبد أهله أفضل من ركعتين يركعهما عندهم حين يريد سفرا

Tidak ada perbuatan yang lebih afdhal bagi seorang hamba yang hendak bepergian meninggalkan keluarnya dari shalat sunnah dua rakaat.

وعن أنس قال كان النبي صلى الله عليه وسلم لا ينزل منزلا إلا ودعه بركعتين ” رواه الحاكم وقال هو صحيح على شرط البخاري

Dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW tidaklah mampir pada suatu tempat dan meninggalkannya, kecuali dengan melakukan shalat sunnah dua rakaat. (HR. Al-Hakim)

Hadits tentang Shalat Sunat Sebelum Berangkat Haji di atas menurut Al-Hakim berstatus shahih dengan memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh Al-Imam Al-Bukhari.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat