Mencium Hajar Aswad. Bagaimana Sih Hukum nya ??
April 6, 2018
Shalat Sunat Sebelum Berangkat Haji
April 7, 2018
Show all

Apakah Ka’bah Itu Sebuah Kuburan ??

Ka’bah adalah bangunan suci, bangunan tempat ibadah pertama yang dibangun oleh manusia. Pernahkah anda bertanya-tanya bilamana Ka’bah itu di masa lalu merupakan sebuah kuburan atau bukan ? Karena penting bagi kita untuk mengetahui Apakah Ka’bah Itu Sebuah Kuburan atau bukan. Tentu saja terkait sejarah Ka’bah hanya bisa kita ketahui dari hadits nabi dan Al-quran, selebihnya kita peroleh dari masyarakat yang ada di Kota Makkah.

Ka’bah Bukan Kuburan

Maqam Ibrahim merupakan sebuah batu prasasti yang memiliki bentuk kotak namun memiliki dua lubang di atasnya. Maqam Ibrahim merupakan bangunan kecil terletak di sebelah timur Ka’bah.

Di dalam bangunan tersebut terdapat batu yang diturunkan oleh Allah dari surga yang konon bersamaadan dengan diturunkannya Hajar Aswad. Di atas batu itu Nabi Ibrahim berdiri di saat beliau meninggikan bangunan Ka’bah dimulai dari pondasinya.

Nabi Ismail AS turut membantu meletakkan batu yang kemudian dikenal dengan Maqam Ibrahim sebagai pijakan. Hal ini agar Nabi Ibrahim AS dapat naik lebih tinggi lagi dengan bantuan pijakan batu tersebut. Tempat pijakan dua telapak kaki Nabi Ibrahim AS itu dengan seizin Allah berbekas dan masih tetap ada sampai sekarang.

Abu Thalib pernah mengatakan dalam satu kalimatnya tentang Maqam Ibrahim. Artinya, ” Pijakan Nabi Ibrahim tercetak jelas di atas batu serta terlihat membentuk dua tapak kakinya yang telanjang lagi pula tidak beralas”.

Ka’bah merupakan hasil karya agung Nabi Ibrahim AS dimana Allah SWT menunjukkan cinta dan bukti nyata nya kepada generasi kita melalui tapak kaki yang tergores dalam Maqam Ibrahim. Maqam Ibrahim yaitu batu tempat ia berdiri di saat membangun Ka’bah. Dahulu pada awal pembangunan nya, Ka’bah belum setinggi sekarang, masih bisa dijangkau untuk naik ke atas dengan mudah, kurang lebih hanya memiliki tinggi setinggi sembilan hasta.

Tatkala kaum Quraisy membangun Ka’bah, mereka menambah kan tingginya sehingga total memiliki ketinggian delapan belas hasta. Dilanjutkan pada masa Abdullah bin Zubair yang menambahkan ketinggian menjadi dua puluh tujuh hasta dan hingga saat ini setinggi itulah KA’BAH. (satu hasta merupakan ukuran siku hingga ujung jari. Ukuran masing – masing berbeda namun memiliki rata-rata 45,2 cm atau 0,452 meter)

Dahulu letak batu yang sekarang kita kenal sebagai maqam Ibrahim menempel pada dinding Ka’bah. Pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khatab RA. Batu tersebut dipindahkan agak ke belakang, dengan tujuan agar jamaah UMROH dan haji yang sholat di dekat maqam Ibrahim tidak terganggu oleh arus umat yang sedang melaksanakan THAWAF.

Pemindahan batu tersebut oleh Khalifah Umar bin Khattab RA disetujui oleh para sahabat Rasulullah SAW dan khalifah setelahnya, peristiwa ini menunjukan telah terjadinya Ijma’.

Seperti halnya Hajar Aswad, Maqam Ibrahim yang dahulu menempel di dinding Ka’bah pun oleh Allah SWT diberikan keistimewaan. Jika Hajar Aswad mengandung sunnah dengan cara mencium HAJAR ASWAD atau pun cukup dengan mengusapnya baik secara langsung maupun dengan isyarat, Maqam Ibrahim diberikan kehormatan dengan cara melakukan sholat sunnah di belakangnya. Nah kini sudah terjawab bilamana Apakah Ka’bah Itu Sebuah Kuburan atau bukan.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat