Madinah Kota Yang Istimewa. Berikut Alasan-Alasannya !!!
March 13, 2018
Persiapan Haji Untuk Lansia. Anda Harus Baca !!!
March 14, 2018
Show all

Sejarah Ibadah Haji dari Masa Lalu Hingga Sekarang

Sejarah Ibadah Haji telah bermula sejak zaman Nabi Adam AS di mana ketika itu Allah SWT berencana menurunkan Adam ke muka bumi sebagai khalifah. Pada mulanya ka’bah pun dibangun oleh Nabi Adam AS dengan bentuk persegi empat. Sejak saat itulah Adam diperintahkan untuk melakukan thawaf dan sejak saat itu hingga sekarang ritual thawaf ini dilanjutkan oleh umat Nabi Muhammad SAW. Ka’bah sendiri mengalami beberapa kali kerusakan di zaman Nabi Ibrahim dan beberapa kali pula direnovasi di zaman Nabi SAW.

Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru seluruh umat manusia supaya melakukan thawaf di Ka’bah. Pada masa ini jugalah dimulai ritual haji yang akhirnya kita laksanakan sampai sekarang.

Allah SWT menggambarkan hal itu dalam kalam-Nya yang mulia:

وَاِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَاَمْنًاؕ وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّى‌ؕ وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِىَ لِلطَّآٮِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّکَّعِ السُّجُوْدِ

Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!” (Qs Al-Baqarah [2] : 125)

Dalam ibadah haji ada tata cara lempar jumroh di Mina. Ritual ini diambil dari sejarah saat Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri, Nabi Ismail.

Sepanjang perjalanannya menuju tempat penyembelihan, setan terus menerus membisikan Nabi Ibrahim agar imannya goyah dan membatalkan rencananya untuk mengorbankan Nabi Ismail.

Bukannya menjadi goyah, Nabi Ibrahim malah melempari setan dengan batu. Kesabaran Nabi Ibrahim pun tidak sia-sia. Allah SWT mengganti Ismail dengan seekor kibas (domba) tepat sebelum Nabi Ibrahim menyentuh leher Ismail.

Selain itu ada Ibadah Sa’i atau berlari kecil antara bukit Shafa dan Marwah. Ibadah ini melambangkan pengorbanan dan dedikasi Ibunda Hajar ketika ditinggalkan Nabi Ibrahim di tengah-tengah lembah tandus kering di hamparan pasir yang panas.

Sejarah Ibadah Haji bermula ketika Siti Hajar ingin mencarikan air untuk Ismail yang masih bayi. Beliau berlari ke bukit Shafa untuk mencari air. Karena tidak menemukannya, beliau kembali lagi ke bukit Marwah, dan beliau melakukan itu sebanyak 7 kali, hingga akhirnya munculah sebuah sumber mata air yang kita kenal dengan nama air Zamzam.

Sehingga sekarang kita melakukan jumroh, thawaf, dan sa’i bersandar pada kisah sejarah, yang diperintahkan oleh Allah untuk kita ulangi lagi.

 

Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam”. (QS Ali-Imraan [3]:97)

Ibadah Haji sebagai rukun Islam yang kelima mulai diwajibkan pada tahun ini, tahun 630 M.

Selama hidupnya, Nabi melaksanakan satu kali Haji dan tiga kali Umroh.* Itulah Sejarah Ibadah Haji yang dilakukan oleh muslim dari seluruh dunia.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat