Cara Menjaga Kelancaran Ibadah Haji dan Umrah dengan Persiapan Yang Memadai
March 8, 2018
Jangan Lupa Shalat Sunat Setelah Thawaf dalam Umrah
March 9, 2018
Show all

Panjatkan Doa-Doa Ini Ketika Umrah dan Haji di Makkah

Pada saat melakukan Umrah dan Haji di Makkah, ada beberapa doa yang bisa anda panjatkan, antara lain :

Lafaz Haji dan Umrah

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ حَجًّا “Aku sambut panggilanMu ya Allah untuk berhaji.”

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ عُمْرَة “Aku sambut panggilanMu ya Allah untuk berumrah.”

Bacaan Talbiyah

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ. لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ. اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَاْلمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

“Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.

Bacaan Shalawat

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.

Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.

Do’a ketika memasuki kota Makkah

اَللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَ أَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِى وَدَمِّى وَشَعْرِى وَبَشَرِى عَلىَ النَّارِ وَ آمِنِى مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِى مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Allahumma hadzaa haramuka wa amnuka faharrim lahmii wadamii wa sya’rii wa basyarii ‘alannar wa aaminni min adzabika yauma tab’asu ‘ibaadaka, waj’alnii min auliyaa’ika wa ahli tha’atika.

“Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka hindarkanlah daging, darah, rambut dan kulitku dari neraka. Dan selamatkanlah diriku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali hamba-Mu, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang selalu dekat dan taat kepada-Mu.”

Do’a masuk Masjidil Haram

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمِ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَأَدْخِلْنَا الجَْنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذاَ الجَْلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللَّهُمَّ افْتَحْ لىِ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ. بِسْمِ اللهِ وَالحَْمْدُ للهِ وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ اللهِ
Allahumma antas-salamu wa minkas-salamu wa ilaika ya’udus-slaamu fahayyinaa rabbana bis-salami wa adkhilnaal-jannata daaras-salaami tabarakta rabbanaa wa ta’alaita ya dzal-jalaali wal-ikraam. Allahummaftah lii abwaaba rahmatika. Bismillahi wal hamdu lillahi was-shalatu was-slaamu ‘alaa rasulillah.

“Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan daripada-Mulah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan. Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera dan masukkanlah kami ke dalam surga negeri keselamatan. Maka banyak anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukukanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu. (aku masuk masjid ini) dengan asma Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta shalawat dan salam untuk rasulullah.”

Do’a ketika melihat Ka’bah ketika Umrah dan Haji di Makkah

اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفاً وَتَعْظِيْماً وَتَكْرِيْماً وَمَهَابَةً. وَزِدْ مَنْ شَرَفِهِ وَعَظَمِهِ وَكَرَمِهِ ِمَّمنْ حَجَّهُ اوً اعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفاً وَتَعْظِيْماً وَتَكْرِيْماً و َتَكْبِيْراً
Allahumma zid hadzal baita tasyriifan wa ta’dziiman wa takriiman wa mahaabatan. Wa zid man syarrafahu wa ‘adzamahu wa karramahu mimman hajjahu awi’tamarahu tasyriifan wa ta’dziiman wa takriiman wa takbiiran.

“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada bait (ka’bah) ini. Dan tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan dan menghormatinya diantara mereka yang berhaji atau berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kebaikan.”

Do’a ketika melintasi maqam Ibrahim AS

رَبِّ اَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّى مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطَاناً نَصِيْراً. وَقُلْ جَاءَ الحَْقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلَُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقاً
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj’al lii min ladunka sulthaanan nashiraa. Wa qul jaa’al haqqu wazahaqal baathilu innal baathila kaanaa zahuuqaa.

“Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasan yang menolong. Dan katakanlah (wahai Muhammad) yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap. Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”

Do’a Tawaf

Doa tawaf harus Anda lafazkan ketika sedang mengelilingi Ka’bah dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani sebanyak tujuh kali. Doa-doa tawaf meliputi meliputi: doa tawaf putaran 1 s.d. 7, doa sesudah tawaf, doa sesudah salat di makam Nabi Ibrahim A.S., doa minum air zam-zam, dan doa sesudah salat sunah di Hijr Ismail.

Do’a Ketika Tawaf

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُللهِ وَلآ إِلٰهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ وَلَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلاَّ بِالله الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kuasa Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

Do’a diantara Rukun Hajar sampai Rukun Yamani

سُبْحَانَ اللَّهِ، والحَمْدُ لِلَّهِ، وَلا إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ باللَّهِ العَلِيِّ العَظِيمِ وَالصَّلاَةُ وَِِالسَلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ إيمَاناً بِكَ وَتَصدِيقاً بِكِتابِكَ، وَوَفاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّباعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ إنِّي أَسألُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ، وَالمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, sagala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar Tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung. Shalawat dan salam bagi Rasulullah Saw. Ya Allah, aku thawaf ini karena beriman kepada-Mu membenarkan kitab-Mu dan memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu, Muhammad Saw. Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan, kesehatan, dan perlindungan yang kekal dalam menjalankan agama, di dunia dan akhirat dan beruntung memperoleh surga dan terhindar dari siksa neraka.

Do’a diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Pada setiap kali sampai di rukun Yamani mengusap atau bila tidak mungkin mengangkat tangan tanpa dikecup sambil mengucapkan:

بِسْمِ اللَّهِ واللَّهُ أكْبَرُ

Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.

Diantara Rukun Yamani Hajar Aswad membaca:

رَبَّنا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hidarkanlah kami dari siksa neraka.

Dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الجَنةَ مَعَ الأبْرَارِ، يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ، يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ

Dan masukkanlah kami kedalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.

Do’a Wukuf

Wukuf hanya dilakukan pada saat ibadah haji. Berikut ini adalah doa yang Anda lafazkan ketika sedang wukuf di Arafah.

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَآبِي وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ

“Ya Allah, segala puji untuk-Mu seperti yang Engkau firmankan dan lebih baik dari yang kami ucapkan. Ya Allah, bagi-Mu salatku, ibadahku, hidupku dan matiku, dan kepada-Mu tempat kembaliku, dan kepada-Mu-lah pemeliharaan yang aku tinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan keragu-raguan dalam hati serta kesulitan segala urusan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang diembuskan oleh angin.”

Do’a Sesudah Shalat Sunnah di Belakang Maqam Ibrahim

Shalat sunah thawaf dilakukan di belakang maqam Ibrahim. Bila tidak mungkin, maka dilakukan di mana saja asal di dalam Masjidil Haram.

Pada shalat tersebut setelah membaca Fatihah pada rakaat pertama sebaiknya membaca surat al-Kafirun, dan pada rakaat kedua setelah membaca al-Fatihah sebaiknya membaca surat al-Ikhlas. Sesudah shalat dianjurkan berdo’a:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ، وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَاعْطِنِيْ سُؤْلِيْ، وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ذُنُوْبِيْ اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْألُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ، وَيَقِيْنًا صَادِقاً حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لاَ يُصِيْبُنِيْ إِلاَّ مَاكَتَبْتَ لِيْ رِضًا مِنْكَ بِمَا قَسَمْتَ لِيْ، أَنْتَ وَلِيِّ فِيْ الدُنْيَا وَالآخِرَةِ. تَوَفَّنِيْ مُسْلِمِينَ وَأَلْحِقْنِى بِالصَّالِحِينَ اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا فِي مَقَامِنَا هَذَا ذَنْبًا إلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إلَّا فَرَّجْتَهُ،، وَلَا حَاجَةً إلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا، فَيَسِّرْ أُمُوْرَنَا وَاشْرَحْ صُدُوْرَنَا، وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا، وَاخْتِمْ بِالصَّالِحَاتِ أَعْمَالَنَا اللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ وَأَحْيِنَا مُسْلِمِينَ وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِينَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا مَفْتُوْنِينَ

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui rahasiaku yang tersembunyi dan amal perbuatanku yang nyata, maka terimalah ratapanku. Engkau Maha Mengetahui keperluanku, kabulkanlah permohonanku. Engkau Maha Mengetahui apapun yang terkandung dalam hatiku, maka ampunilah dosaku.

Ya Allah, aku ini mohon pada-Mu iman yang tetap yang melekat terus di hati, keyakinan yang sungguh-sungguh sehingga aku dapat mengetahui bahwa tiada suatu yang menimpa daku selain dari yang Engkau tetapkan bagiku. Jadikanlah aku rela terhadap apapun yang Engkau bagikan padaku.

Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Engkau adalah pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah kami kedalam orang-orang shaleh.

Ya Allah, janganlah Engkau biarkan di tempat kami itu suatu dosapun kecuali Engkau ampunkan, tiada suatu kesusahan hati, kecuali Engkau lapangkan, tiada satu hajat keperluan kecuali Engkau penuhi dan mudahkan, maka mudahkanlah segenap urusan kami dan lapangkanlah dada kami, terangkan hati kami dan sudahilah semua amal perbuatan kami dengan amal yang shaleh.

Ya Allah matikanlah kami dalam keadaan muslim, hidupkanlah kami dalam keadaan muslim, dan masukkanlah kami kedalam golongan orang-orang yang shaleh tanpa kenistaan dan fitnah.

Do’a Sesudah Shalat Sunnah Mutlak di Hijir Ismail

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْألُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَألَكَ بِهِ عِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ ما اسْتَعاذَكَ مِنْهُ عِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ

Ya Allah, Engkaulah Pemeliharaku, tiada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakan aku, aku ini hamba-Mu, dan aku terikat pada janji dan ikatan pada-Mu sejauh kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat, aku akui segala nikmat dari-Mu kepadaku dan aku akui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau Sendiri. Ya Allah, aku mohon pada-Mu, kebaikan yang diminta oleh hamba-hamba-Mu yang shaleh. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang telah dimintakan perlindungan oleh hamba-hamba-Mu yang shaleh.

Do’a Waktu Minum Air Zamzam

Do’a yang diajarkan Nabi sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسألُكَ عِلْماً نافِعاً، وَرِزْقاً وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, aku mohon pada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizqi yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan dengan rahmat-Mu ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih.

Do’a Melontar Jumrah

Setiap kali melontar jumrah, Anda harus mengucapkan:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَر “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar”.

Do’a Sa’i

Doa Sa’i adalah doa-doa yang harus Anda ucapkan selama melakukan perjalanan dari bukit Shafa menuju bukit Marwah sampai tujuh kali. Doa Sa’i terdiri atas: doa ketika hendak mendaki bukit Shafa sebelum memulai Sa’i, doa Sa’i perjalanan ke 1 s.d. 7, dan doa di bukit Marwah sesudah selesai Sa’i.

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي ويُمِييْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَه

“Tiada sesembahan yang haq melainkan Allah semata, tiada sekutu baginya, hanya bagi-Nya segala kerajaan dan hanya bagi-Nya segala puji Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada sesembahan yang haq melainkan Allah semata, tiada sekutu baginya, yang memenangkan hamba-Nya dan yang menghancurkan golongan-golongan kafir dengan tanpa dibantu siapapun.”

Do’a Menggunting Rambut

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَا هَدَانَا ، وَالحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَا أَنْعَمَنَا بِهِ عَلَيْنَا اللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِيْ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَاغْفِرْ ذُنُوْبِيْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِيْنَ وَالمُقَصِّرِيْنَ يَا وَاسِعَ المَغْفِرَةِ. اللَّهُمَّ اثْبُتْ لِيْ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنَّيْ بِهَا سَيِّئَةً، وَارْفَعْ لِيْ بِهَا عِنْدَكَ دَرَجَةً

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kita dan segala puji Bagi Allah tentang apa-apa yang telah Allah karuniakan kepada kami. Ya Allah ini ubun-ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah ampunilah orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambutnya wahai Tuhan yang Maha Luas ampunan-Nya. Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan hapuskanlah untukku dengan setiap helai rambut kejelekan. Dan angkatlah derajatku disisimu.

Do’a Setelah Menggunting Rambut

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ قَضَى عَنَّا مَنَاسِكَنَا، اللَّهُمَّ زِدْنَا إِيْمَانًا وَيَقِيْنًا وَعَوْنًا. وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ.

Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami, Ya Allah tambahkanlah kepada kami iman, keyakinan dan pertolongan dan ampunilah kami, kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat.

Itulah doa-doa ketika Umrah dan Haji di Makkah, semoga bermanfaat.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat