Kapankah Waktu Wukuf di Arafah dan Bagaimana Melaksanakan Wukuf
February 24, 2018
Pengertian Tahalul Dalam Kaitannya Dengan Ibadah Haji dan Umrah
February 24, 2018
Show all

Arti Tawaf Ifadhah Yang Masih Termasuk Rukun Haji Ketiga

Agar ibadah haji atau umrah yang dilaksanakan hukumnya sah, maka ada rukun haji ketiga yang harus dilaksanakan yaitu Tawaf Ifadhah. Pada dasarnya kata tawaf sendiri merujuk ke pengertian “berkeliling”. Kita mengartikan tawaf sebagai aktivitas mengelilingi ka’bah hingga 7x putaran dengan cara-cara seperti yang ditetapkan dalam kajian ilmu fiqih.

Tawaf Ifadhah dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah dilaksanakannya jumrah aqobah. Berikut adalah detail pelaksanaan Tawaf Ifadhah, yaitu :

Syarat-syarat sah Tawaf :

  • Suci dari hadas besar dan kecil serta najis
  • Menutup aurat seperti pada sholat
  • Dilaksanakan di dalam Masjidil Harom, jika penuh, boleh di lantai atas.
  • Melengkapi 7 putaran
  • Putaran dimulai dan diakhiri pada Hajar Aswad (ditandai lampu hijau).
  • Posisi Ka’bah berada disebelah kiri (berlawanan putaran jarum jam).
  • Niat tawaf ( khusus tawaf wada’ saja). Adapun niat thawaf untuk umroh dan haji tidak wajib, karena sudah tercakup pada niat umroh dan hajinya, namun diutamakan berniat juga.

Hal-hal yang disunnahkan pada waktu tawaf :

  • Meletakkan kain ihrom dibawah pundak kanan dan meletakkan sudut lainnya diatas pundak kiri (pundak kanan terbuka)
  • Mengusap dan mencium Hajar Aswad, apabila tidak mampu cukup memberi isyarat dengan mengangkat tangan dan menciumnya pada setiap putaran
  • Memperbanyak doa dan pujian. Bacaan doanya bebas, dapat juga membaca tasbih tahmid dan tahlil. Apabila sampai rukun yamani lebih afdhal membaca doa sapu jagad
  • Berjalan cepat pada 3 putaran pertama dan berjalan seperti biasa pada ke 4 putaran selanjutnya
  • Mengusap rukun yamani (sudut Ka’bah yang mengarah ke negeri Yaman) dan mencium tangan
  • Berputar mendekati Ka’bah (bagi laki-laki)
  • Kontinyu pada setiap putaran
  • Sholat Sunnah dua roka’at setelah tawaf

Tawaf bagi wanita haid. Jika haidnya sesudah tawaf ifadhah, maka tidak perlu tawaf wada’ apabila masih haid, namun jika haidnya sebelum tawaf ifadhah, maka wanita tersebut harus tetap berada di Mekkah menunggu masa sucinya kemudian lakukan tawaf. Itulah bahasa singkat kita soal Tawaf Ifadhah.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat