Pentingnya Khusyu dalam Shalat
February 9, 2018
Kehebatan Air Zam-Zam
February 11, 2018
Show all

Keistimewaan Jemaat Haji Yang Meninggal di Makkah

Soal jemaah haji meninggal di Makkah

Tentu perkara usia siapapu tak ada yang tahu. Boleh jadi hari ini kita masih bernafas dan berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai tapi besoknya, kita mungkin sudah tidak ada lagi di dunia ini. Begitupun dengan jemaah haji di mana tak sedikit yang bermimpi untuk meninggal di Makkah karena hal tertentu. Berikut kami jelaskan di sini mengapa banyak orang beranggapan seperti itu. Silakan disimak, semoga bermanfaat untuk anda semua.

Dalam berbagai riwayat diceritakan tentang keutamaan muslim yang meninggal di tanah suci. Di antaranya hadist dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ فَلْيَمُتْ بِهَا ؛ فَإِنِّي أَشْفَعُ لِمَنْ يَمُوتُ بِهَا

Siapa yang bisa meninggal di Madinah, silahkan meninggal di Madinah. Karena aku akan memberikan syafaat bagi orang yang meninggal di Madinah. (HR. Turmudzi 3917, dishahihkan an-Nasai dalam Sunan al-Kubro (1/602) dan al-Albani )

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma juga meriwayatkan, ada orang yang ikut wukuf bersama Nabi Muhammad SAW, tiba-tiba terpelanting dari untanya hingga lehernya patah dan meninggal di Makkah, lalu Nabi menyarankan

اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ، وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْنِ، وَلا تَمَسُّوهُ طِيباً، وَلا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ وَلا تُحَنِّطُوهُ، فَإِنَّ اللهَ يَبْعَثُهُ يَوْمَ القِيَامَةِ مُلَبِّياً

Mandikan dia dengan air dan bidara. Jangan dikasih wewangian, dan jangan ditutupi kepalanya. Karena Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat, dalam kondisi membaca talbiyah. (Bukhari 1265 & Muslim 2948).

Terkait dengan meninggalnya calon jamaah haji dan jamaah haji dan dimakamkannya mereka di tanah suci, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo Jember KH Muhyiddin menceritakan, memang ada persepsi yang beredar di masyarakat dimana mereka yang meninggal di tanah suci, terhindar dari siksa kubur. Sebab, jasadnya berada di tanah haram.

Namun, persepsi meninggal di Makkah juga tidak bisa ditelan mentah-mentah. Kiai Muhyiddin menyatakan, tergantung amal perbuatan masing-masing. “Jadi, tidak ada yang bisa memastikan bagaimana dengan nasib almarhum atau almarhumah di alam sana. Semua tergantung pada perbuatan manusia itu sendiri semasa hidup,” ulasnya.

Ads :

Ayo Berlibur ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat