Wah Keren Banget Nih, Sistem Penguncian Otomatis Bertenaga Surya
January 24, 2018
Persiapan Umum Untuk Melaksanakan Haji dan Umrah
February 4, 2018
Show all

Bersepeda di Kopenhagen, Serasa Berada di Surganya Pesepeda

Coba bayangkan bagaimana rasanya bisa berada di tempat di mana semua orang menggunakan sepeda kemanapun mereka pergi. Bahkan saking populernya, pemerintah setempat menciptakan jalur khusus untuk pesepeda dan memfasilitasi penggunaan sepeda demi kenyamanan masyarakat. Nah, pernah membayangkan bersepeda di kopenhagen ? Barangkali ada di antara anda yang pernah melakukannya dan ada pula yang belum. Jika anda belum pernah mencobanya, silakan bergabung dengan kami dalam postingan ini untuk mengkuak seperti apa hiruk pikuk kota kopenhagen yang dikenal sebagai surganya pesepeda dunia.

Kota Kopenhagen hampir identik dengan sepeda. Bahkan sering disebut kota paling ‘ramah sepeda’ di dunia. Kota ini menjadi mimpi bagi banyak warga yang menginginkan kenyamanan bersepeda. “Kami berpikir bisa menularkan budaya bersepeda itu di mana saja,” kata Assaf Biderman, associate director untuk Laboratorium SENSEable City di Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Itulah yang menjadi ide dasar Biderman dan timnya untuk menciptakan Copenhagen Wheel atau Roda Kopenhagen.

Alat ini pada dasarnya adalah roda belakang yang dilengkapi dengan motor listrik hibrida, baterai, dan sensor. Alat ini mampu menangkap energi yang hilang saat bersepeda dan pengereman, kemudian menyimpannya ketika pengendara membutuhkan sedikit dorongan. “Mengayuh sepeda seolah-olah tak pernah merasakan tanjakan,” kata Biderman, Desember lalu. Keindahan dari bersepeda di kopenhagen adalah kesederhanaannya. Bentuknya dirancang tanpa kabel eksternal atau komponen lain yang terlihat.

Dapat digunakan di semua rangka sepeda, meski itu sepeda retro sekalipun. Teknologi ini menggunakan sistem pemulihan energi kinetik (KERS). Pengendara sepeda butuh mengayuh setidaknya empat jam perjalanan agar motor listrik itu berfungsi. Saat sepeda dikayuh, roda akan melacak kecepatan laju sepeda, kemiringan tanjakan, dan kekuatan saat menggowes pedal.

Selanjutnya, saat bersepeda di kopenhagen ini, roda akan menghitung titik yang tepat saat pengendara sepeda membutuhkan dorongan ekstra. “Ketika anda mengayuh pedal, maka roda akan mempelajari pergerakan kaki anda dan mengintegrasikannya dalam sistem listrik secara mulus,” kata Biderman.

Ads :

Ayo bersepeda dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat