Penanganan Luka Karena Kecelakaan Bersepeda
January 23, 2018
Tips Menyetel Sadel Agar Posisi Tubuh Lebih Nyaman
January 23, 2018
Show all

Kafein Bukan Resep Untuk Menjadi Pesepeda Profesional

Resep pesepeda handal tidaklah melulu mengandalkan kafein meski hingga kini kafein diketahui sebagai zat yang mampu menyuplai energi untuk tubuh. Jika bermimpi ingin menjadi pesepeda profesional lupakan dulu hal ini karena kekuatan fisik harus dikumpulkan dengan latihan yang cukup. Selain dengan menempa diri melalui latihan-latihan, anda juga harus menguasai sepeda yang dimiliki hingga sampai hal terkecil. Oke terkait bisa dimafaatkannya kafein atau tidak, silakan dibaca artikel ini sampai selesai.

Farmakologi Kafein

Mari kita telusuri apa itu kafein, unsur kimiawi dari kafein masuk dalam golongan methylxanthine alkaloid, yang merangsang sistem syaraf dan jantung. Singkatnya kafein dapat menstimulasi otak dan tubuh untuk beraksi, seperti meningkatkan detak jantung,melebarkan pembuluh darah sehingga lancar aliran darah keseluruh tubuh, dan membuat sistem pusat syarat lebih peka terhadap rangsangan.

Tapi kafein juga mempunyai efek samping pada pesepeda profesional jika di konsumsi dengan dosis yang berlebihan dari yang dibutuhan setiap individu. Efek sampingnya terhadap sistem syaraf dan jantung adalah seperti; mendadak gemeteran, gangguan kontrol motorik dan koordinasi tubuh, timbul rasa cemas, dan detak jantung yang tidak beraturan.

Ketergantungan Kafein

Kafein termasuk zat dengan tingkat ketergantungan kepadanya sangat tinggi. Hitungan standardnya dalam segelas kopi (250 ml) terkandung 70 sampai 180 mg kafein tergantung dari pengolahan kopinya sendiri. Untuk teh mengandung kafein yang lebih sedikit yaitu 20 sampai 35 gr per gelasnya, dan soda mengandung 30 sampai 40 mg saja.

Dan sekarang beredar juga dipasaran minuman berenergi yang menambahkan kafein sebanyak 80 mg/ gelas seperti yang terkandung dalam minuman merk Red Bull. Gusi merupakan bagian tubuh manusia yang cepat merasakan efek dari Kafein, sebagaimana jalannya kafein masuk dalam aliran darah melalui pembuluh darah yang terdapat dalam mulut dan lidah, dibandingkan efek delay yang datang dari proses yang sudah mengendap di usus.

Pengaruh over dosis kafein pada setiap individu pesepeda profesional tergantung dari tingkat toleransi yang dapat ditanggung tubuhnya. Dosis rata rata yang dikonsumsi sebanyak 250 mg akan menghasilkan efek gembira dan perasaan tenang, sedangkan jika mengkonsumsi 500 mg akan menghadirkan efek perasaan tidak tenang, mual dan detak jantung yang terlalu cepat, ini akan mengurangi kinerja tubuh individu tersebut. Jadi apapun itu sebaiknya konsumsilah sesuai aturannya.

Ads :

Ayo bersepeda dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Gondangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

 

WhatsApp chat