Tips Menghindari Kecelakaan Bersepeda di Jalan Raya
January 7, 2018
Tips Umrah Untuk Penderita Anemia
January 8, 2018
Show all

Sedikit Mengulasi Tentang Sa’i Dalam Umrah Amicale

Sedikit Mengulasi Tentang Sa’i Dalam Umrah Amicale

Sudah tahu kan tentang sa’i dalam umrah, ini adalah salah satu rukun umrah yang harus dilakukan oleh semua jemaah umrah. Sa’i adalah lari-lari kecil sebanyak tujuh putaran antara bukit safa dan bukit marwah, dengan melaksanakan sa’i, seolah-olah kita melakukan penelusuran ke masa ribuan tahun silam ketika nabi ismail beserta ibundanya harus berlari kesana-kemari untuk mencari air. Hingga akhirnya berkat pertolongan Allah SWT mengalirlah air zam zam yang tak pernah surut hingga kini.

Pengertian Sa’I

Sa’i ialah berjalan dari buki Safa ke bukit Marwah dan sebaliknya, sebanyak tujuh kali yang berakhir di bukit Marwah. Perjalanan dari bukit Safa ke bukit Marwah dihitung satu kali dan juga dari bukit Marwah ke bukit Safa dihitung satu kali.

Proses Melaksanakan Sa’I

Pada mulanya, hendaknya sa’I dimulai dengan langkah-langkah biasa, sampai dekat dengan tanda pertama berwarna hijau, kira-kira sejauh enam hasta. Dari tempat itu, hendaknya jamaah haji mempercepat langkah atau berlari-lari kecil sehingga sampai di tanda hijau yang kedua, kemudian dari sana berjalan kembali dengan langkah-langkah biasa.

Apabila telah sampai di bukit Marwah, hendaknya menaiki bukit Marwah seperti yang dilakukan ketika di bukit Safa. Setelah itu menghadap ke arah Shafa dan berdoa seperti sebelumnya. Dengan demikian, jamaah haji telah selesai melakukan satu kali lintasan sa’i dalam umrah. jika telah kembali lagi ke bukit Shafa, maka dihitung dua kali. Begitulah selanjutnya sampai tujuh kali lintasan.

Dengan selesainya tujuh kali lintasan itu, maka jamaah haji telah menyelesaikan dua hal, yakni thawaf qudum dan sa’i.

Jika jamaah haji memulai sa’Inya dari Marwah, sa’I dianggap sah akan tetapi harus menambah satu perjalanan lagi sehingga berakhir di Marwah. Bagi jamaah haji yang sakit boleh menggunakan kursi roda.

Adapun persyaratan bersuci dari hadats besar maupun kecil ketika mengerjakan sa’I, hukumnya mustahab (dianjurkan) dan bukan wajib seperti dalam mengerjakan thawaf.

Hikmah Sa’i

Ritual sa’i dalam umrah merupakan napak tilas dari upaya yang dilakukan Hajar untuk mencarikan air bagi putranya Ismail yang kehausan. Hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan sa’I ini diantaranya, bolak-baliknya jamaah haji antara bukit Shafa dan Marwah di halaman Ka’bah, menyerupai perbuatan seorang hamba yang berjalan pulang pergi secara berulang-ulang di halaman rumah sang Raja. Hal itu dilakukannya demi menunjukkan kesetiaannya dalam berkhidmat, seraya mengharap agar dirinya memperoleh perhatian yang disertai kasih sayang

Ads :

Ayo umrah ke tempat wisata favorit dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

untuk melihat paket paket kami bisa klik disini 

Hubungi kantor kami di : Jalan Cut mutia no 9 Godangdia Sofyan Hotel Betawi Lt.2, DKI Jakarta, 10330 Telp./Fax : +62-21-3190-7615 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat