Mencuci Sepeda? Ups, Antara Yes and No
December 31, 2017
Hukum Ibadah Umrah, Antara Wajib dan Sunnah
January 1, 2018
Show all

Pengertian Thawaf Wada dan Apa Saja Yang Terkait Dengannya

Pengertian Thawaf Wada

Pengertian Thawaf Wada dan Apa Saja Yang Terkait Dengannya

Menjalankan ibadah umrah penuh dengan tantangan. Ibadah ini bukan hanya soal ibadah fisik saja, tapi sekaligus juga ibadah jiwa. Nah, dalam pelaksanaannya ada hal-hal yang harus dipahami dan dilakukan, salah satunya soal tawaf wada. Berikut kita bahas tuntas pengertian thawaf wada sebagai berikut :

Tawaf sunnah adalah tawaf yang bisa dikerjakan kapanpun di dalam Masjidil Haram. Ia menjadi pengganti tahiyyatul masjid bagi Masjidil Haram. Dan terakhir adalah Tawaf Wada atau tawaf perpisahan.

Setiap orang yang melakukan ibadah haji dan umrah diwajibkan bagi mereka untuk melakukan Tawaf Wada’.

Tawaf Wada’ ini adalah sebuah kewajiban bagi setiap jemaah haji dan umrah saat mereka hendak meninggalkan kota suci Mekkah.

Tawaf Wada’ hukumnya wajib dalam madzhab Hanafi, Syafi’I dan Hambali kecuali wanita yang haidh dan penduduk Mekkah.

Pengertian thawaf wada dengan hukum pelaksanaan yang wajib ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas Ra yang berkata,

“Setiap manusia diperintahkan untuk menjadikan saat terakhirnya di kota Mekkah di sisi Baitullah (Ka’bah), hanya saja perintah ini tidak ditujukan bagi wanita haidh.” HR Bukhari & Muslim

Tawaf Wada’ adalah sebuah momen yang paling berat dirasakan oleh setiap jemaah. Momen perpisahan dengan Baitullah ini membuat mereka larut dalam suasana sedih bercampur haru dengan penuh harap dan doa semoga Allah Swt memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat datang lagi suatu saat ke Baitullah, baik untuk berhaji maupun umrah.

Seperti tawaf yang lain, Tawaf Wada’ terdiri dari 7 putaran yang dilakukan mengelilingi Ka’bah ke arah kiri. Diawali dan disudahi di Rukun Hajar Aswad.

Perbedaannya adalah bahwa dalam Tawaf Wada’ tidak disunnahkan melakukan shalat sunnah tawaf.

Usai mengerjakan Tawaf Wada’, setiap jemaah haji diizinkan untuk meninggalkan Baitullah dengan cara yang wajar tanpa harus berjalan mundur atau sambil menunduk.

Siapa yang tidak menjalani Tawaf Wada’ maka ia wajib membayar dam sebesar satu ekor kambing, baik disengaja maupun bila terlupa.

Kambing tersebut disembelih dimana saja dan dibagikan kepada kaum faqir yang membutuhkan.

Tawaf wada’ ini hanya diwajibkan bagi jemaah haji yang tinggal di luar kota Mekkah. Adapun jemaah haji yang tinggal di kota Mekkah maka mereka tidak berkewajiban melakukan Tawaf Wada, dan tiada kewajiban bagi mereka untuk membayar dam bila mereka tidak mengerjakannya. Nah bagaimana, sudah bisa dimengerti bukan, pengertian thawaf wada ini ?

Ads :

Yuk umrah dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cikini Raya No.60, FGMN, Gedung Arva LT Basement Telp 021-390-97-86 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat