Group Set Shimano Untuk Sepeda Favorit Anda
December 17, 2017
Mengupas Tuntas Jenis Sepeda Free Ride
December 17, 2017
Show all

Tipikal Sepeda Masa Kini Yang Bisa Anda Pilih

Cross Country (XC)

Sepeda Masa Kini dengan jenis XC sering digunakan untuk melibas segala jenis trek yang bervariasi seperti tanjakan, turunan, aspal (On road) maupun kubangan lumpur (Off road). Namun, sepeda ini memang tidak dirancang untuk turunan yang sulit, khusus untuk turunan yang sulit lebih pas kalo kita gunakan sepeda jenis Downhill (DH). Sepeda jenis ini biasanya menggunakan bahan logam yang ringan dan kebanyakan hanya bersuspensi depan meski kina banyak pula bersuspensi depan dan belakang (Full Suspensi).

Enduro/All Mountain (AM)

Sepeda Masa Kini ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan jenis XC, perbedaan utamanya adalah pada bobot. Sepeda AM lebih berat dibandingkan dengan XC. Bobot yang lebih berat ini dimaksudkan untuk mengantisipasi medan yang lebih eskrim ekstrim. Selain daripada itu, ukuran rangka-nya juga biasanya lebih besar dari XC. Sepeda untuk AM kebanyakan mengunakan full suspensi dimana suspensi depan memiliki trafel diatas 300 mm. Aliran AM ini berada ditengah-tengan antara XC dan Down Hill

Freeride (FR)

Julukan freeride ini mengikuti jenis aliran yang ingin mendobrak keteraturan yang hanya melewati jalur atau medan yang dilewati (bukannya anti kemapanan lhoo.. 😛 ) bagi penggemar sepeda FR, segala medan bisa saja dilalui, kalo ada tembok, ya diloncati pake sepeda, kalo ada trotoar atau separator busway juga bisa dilibas. Berat sepeda jenis ini bisa lebih berat dari jenis AM dan XC.

Downhill (DH)

Sepeda Masa Kini ini memang dirancang untuk dapat digunakan pada jalur yang penuh dengan turunan. Sepeda jenis ini juga memiliki berat yang lumayan dan biasanya terbuat dari logam yang cukup tebal dan berat (Berat sepeda sangat berguna untuk meluncur mengikuti gravitasi bumi. Ciri yang kasat mata lainnya selain bentuknya yang menyerupai motor trail tanpa mesin, adalah jumlah gear depan dan belakang yang biasanya lebih sedikit. Suspensi depan biasanya memiliki travel berkisar antara 150 mm sampai dengan 200 mm, hal ini dimaksudkan agar getaran yang timbul dapat teredam dengan baik. Sedangkan suspensi belakang menggunakan travel berkisar antara 7 sampai 8 inchi.

Dirt Jump/Urban and Street (DJ)

Umumnya Sepeda Masa Kini jenis DJ memiliki frame yang hampir sama dengan jenis sepeda BMX (singkatan dari B=Bicycle M=Moto X=Cross), tetapi memiliki diameter yang lebih besar antara 30% – 40%. Jika BMX memiliki diameter ban 20 inchi, sepeda DJ menggunakan diameter 24″. Jenis sepda DJ ini digunakan untuk dapat melewati segala kontur yang sudah dibuat (biasanya diwilayah perkotaan) seperti trotoar, tangga, tembok dan sebagainya.

Ads :

Yuk jalan-jalan dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cikini Raya No.60, FGMN, Gedung Arva LT Basement Telp 021-390-97-86 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat