Keistimewaan Sepeda Lipat Yang Belum Anda Tahu
December 13, 2017
Soal Sepeda Berarti Juga Soal Merawat Rem Sepeda
December 13, 2017
Show all

Ngobrol Seputar Trek Sepeda MTB Menurut Pengalaman Mayoritas Goweser Pro

Jenis-Jenis Karakter Trek Sepeda MTB dimulai dari yang tingkat kesulitannya rendah.

1. Cross Country (sering disebut dengan XC, baca: eks si)

Karakter track lintas alam yang relatif mudah untuk dilewati oleh pemula sekalipun, karena jalan yang cenderung mendatar, lewat perkebunan – sawah – kampung2, rintangan2 yang ringan, dan cenderung tidak memerlukan sepeda gunung dengan spesifikasi tertentu dengan harga yang lumayan nampol 😉 .

Untuk yang baru mulai mencoba sepeda gunung, bisa mencoba trek dengan karakter ini (bisa ditanyakan sama kawan yang ngajak spedaan, hehehe)

XC dengan kesulitan yang sedikit lebih tinggi biasanya dikategorikan sebagai XC Trail. Misalnya seperti di Jalur Jati Asih, menurut saya masuk kategori ini karena ada beberapa spot yang berbahaya untuk pemula.

2. All Mountain (sering disebut dengan AM, baca: a em)

Trek Sepeda MTB ini cocok disebut dengan adventure mountainbiking, karena medan yang dilaluinya cukup berat, jauh, dan melelahkan. Tanjakan yang melelahkan dan turunan yang curam, dan bahkan melewati sisi tebing yang curam, menjadi hal ditemui dalam aktivitas bersepeda jenis ini.

Yang harus diperhatikan dalam trek AM ini adalah turunan yang curam sehingga spesifikasi sepeda harus benar2 sesuai (kecuali udah punya skill tingkat dewa hehehe) kemudian didukung teknik melewati turunan yang benar, dan. . ehm. . sedikit nyali juga sih.. 😛

Sepeda dengan type AM selalu full suspensi (full sus) artinya di depan dan di tengahnya ada per nya. Gunanya untuk membantu meredam gaya gravitasi dan membantu kita bermanuver dan melibas rintangan-rintangan dengan nyaman dan aman.

3. Freeride (sering disebut dengan FR)

Sebenarnya Trek Sepeda MTB ini lebih ke arah freestyle, karena dalam trek ini hampir seluruhnya turunan dan banyak tempat untuk melakukan loncatan-lonjatan sambil bergaya di udara.

4. Downhill (sering disebut dengan DH)

100% Trek Sepeda MTB ini berupa turunan curam dan banyak sesi jumping. Panjang trek DH yang saya tau dan coba cuma kurang lebih 3 km, tapi tingkat lelahnya jauh lebih lelah dari pada sepedaan dari kalimalang ke sudirman hehehe. Karena dituntut konsentrasi tinggi dan ketahanan tangan dalam menahan impact dari rintangan2 pada trek.

bentuk sepeda ini sangat khas, yaitu suspensi depannya tinggi seperti motor trail. Sepeda DH amat sangat tidak cocok untuk di gowes nanjak. Boleh aja sih kalau mau jantungan. hihihi.. capeekk dan berat boss.. karena memang di desain untuk turunan.

Ads :

Yuk jalan-jalan dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cikini Raya No.60, FGMN, Gedung Arva LT Basement Telp 021-390-97-86 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat