Jenis-Jenis Dam Haji dan Umroh
November 26, 2017
Baca Dulu Ini Untuk Melakukan Ibadah Umrah Sendiri
November 26, 2017
Show all

Baca Dulu Larangan Umrah Berikut Ini, Sebelum Pergi Ke Tanah Suci

12-hal-yang-dilarang-saat-umrah-nomor-2-sering-dilakukan-1603151_3x2

Tata cara umrah dan larangan umrah perlu diketahui oleh semua umat muslim sebab ibadah ini mendatangkan banyak pahala dari Allah Swt. Umrah berasal dari kata ‘itimar nan berarti berziarah. Dalam pengertiannya, istilah umrah bisa dimaknai sebagai salah satu ibadah dalam Islam dengan menziarahi Ka’bah.

Tujuan ibadah umrah ialah buat beribadah kepada Allah disertai dengan aplikasi rukun-rukun dan syarat-syaratnya. Jika dilihat sekilas, tata cara umrah mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilakukan dengan melaksanakan beberapa ritual ibadah di kota Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Umrah bila didefinisakan secara syari’ah, yaitu tawaf di Ka’bah serta sa’i di antara Shofa dan Marwah sesudah memakai baju ihram di Miqat. Umrah sering disebut sebagai haji kecil. Berbeda halnya dengan haji, aplikasi umrah tak terikat dengan waktu.

larangan umrah perlu diketahui karena umrah dapat dilakukan oleh kaum muslimin di sembarang waktu, di setiap hari, bulan, atau setiap tahun. Untuk ibadah haji, dilaksanakan pada beberapa hari antara 8 Dzulhijjah sampai dengan 12 Dzulhijjah. Disparitas umrah dan haji ialah ibadah umrah cukup dilaksanakan di Mekkah, sedangkan aplikasi ibadah haji dilakukan sampai di luar Mekkah.

Terdapat disparitas pendapat mengenai hukum melaksanakan ibadah umrah di antara kalangan ulama. Imam Syafi’ie dan Imam Ahmad berpendapat bahwa hukum ibadah umrah adalah wajib bagi umat musli. Sementara, ulama dari mahzab Malikiyah dan Hanafiyah berpendapat bahwa ibadah umrah masuk dalam kategori ibadah sunah mu’akkad.

Perbedaan di kalangan ulama ini terjadi sebab terdapat perselisihan pemahaman dari makna perintah (kalimat amar), yakni atimmu di dalam firman Allah nan diwahyukan pada surah Al Baqarah ayat ke 196, “waatimmul hajja wal ‘umrata lillaah”. Artinya “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah sebab Allah”.

Imam Syafi’ie dan Imam Ahmad memahami amar/perintah pada ayat di atas adalah bermakna wajib. Sementara, ulama Malikiyah dan Hanafiyah memaknai amar tersebit adalah sunat mu’akkad. Untuk sapta umrah, para ulama berpendapat bahwa kewajiban melaksanakan umrah hanya sekali dalam seumur hayati sebagaimana melaksanakan ibadah haji, termasuk keharusan mengetahui larangan umrah.

Pahala nan dijanjikan kepada umat muslim nan melaksankan ibadah umrah sangatlah besar, apalagi jika melakukan ibadah umrah pada bulan kudus Ramadan. Hal ini sebagaimana termaktub dalam hadis Rasulullah saw. nan dikeluarkan oleh Imam Bukhori dan Imam Ahmad nan terjemahannya “Sekali umrah dalam bulan Ramadan sama dengan sekali ibadah haji”.

larangan umrah tersebut antara lain:

  1. mengambil rambut,
  2. memakai wangi-wangian atau sejenisnya,
  3. memotong kuku,
  4. melakukan aktivitas berburu binatang dara,
  5. memakai baju atau pakaian nan berjahit,
  6. menutupi kepala dengan epilog kepala nan menempel di kulit (khusus bagi laki-laki),
  7. menutupi muka (bagi kaum wanita),
  8. mengeluarkan air mani dengan kesengajaan,
  9. melaksanakan akad nikah di saat ibadah umrah,
  10. melakukan sanggama suami istri,
  11. melakukan pertengkaran, dan
  12. bermaksiat secara umum.

Ads :

Yuk umroh dan menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cikini Raya No.60, FGMN, Gedung Arva LT Basement Telp 021-390-97-86 Email : tours@amicaletravel.com

Comments are closed.

WhatsApp chat