Sejumlah Arahan untuk Menjadi Goweser Handal
November 13, 2017
Mencoba Sepeda dengan Setang Tegak
November 13, 2017
Show all

Helm Untuk Keamanan Bersepeda

Helm

Belum lama ini di dunia maya tepatnya di komunitas sepeda sedang ramai membicarakan tentang perlunya pakai helm untuk Keamanan Bersepeda. Mengingat kalau terjatuh dari sepeda baik karena pihak lain atau kesalahan dari para pesepeda bisa berakibat fatal.

Belum ada undang-undang yang mengharuskan kalau naik sepeda harus menggunakan helm. Bahkan yang sudah ada peraturannya masih banyak dilanggar contohnya naik motor, banyak yang tanpa helm. Apalagi kalau sudah menggenakan penutup kepala lain seperti topi, peci, kopiah haji, jilbab atau wanita yang berkonde.

Kembali ke anjuran para master sepeda yang selalu menghimbau untuk menggunakan helm untuk Keamanan Bersepeda, terutama pada kondisi jalan yang menurun karena cenderung goweser beradu cepat, jalan yang sedikit berbatuan atau kerikil, bahkan yang melakukan perjalanan jauh atau touring. Lihat komunitas sepeda yang bertebaran di Indonesia terutama di kota-kota besar, apabila mereka beramai-ramai bersepeda semuanya menggunakan helm.

Banyak dari goweser yang menganggap bahwa penggunaan helm itu merepotkan, atau tidak terlalu penting. Lebay! kata teman saya. Ngapain diributkan toh kalau jatuh itu resiko dia tidak pakai helm! kata goweser lain. Tampang kita gak kelihatan, gak bisa nampang! alasan yang lain. Bahkan ada juga yang bilang, mahal!

Lebay! Ini adalah komentar teman saya ketika saya bilang jangan lupa bawa helm sepeda kalau mau gowes. Saya kaget juga. Apa sudah ada peraturannya? tanyanya. Belum, itu cuman anjuran dari komunitas sepeda, jawab saya. Nah ini yang bikin saya sebel sama komunitas, sok yang paling bener dan kuasa, lama-lama nanti kayak geng motor. Pakai seragam dari baju, jacket, helm sampai ke motor, lalu menguasai jalan-jalan, begitu omelannya.

Hah? Kalau dipikir-pikir ada benarnya juga, komunitas kadang membuat peraturan yang agak aneh walaupun mereka selalu bilang bebas bajunya, bebas sepedanya….. tapi kenyataan di lapangan akan kelihatan kelompok-kelompok kecil yang merapatkan diri karena keseragaman sepeda dan jerseynya….halaah! Tapi soal helm saya tetap setuju, gunakan helm untuk Keamanan Bersepeda kita agar apabila kepala terantuk aspal, batu atau benda lain tidak mengakibatkan cedera otak yang berakhir dengan errornya kelakuan kita nantinya.

Belum ada peraturan atau UUnya! Selama belum banyak yang cedera kepala permanen karena kecelakaan sepeda tentunya belum dikeluarkan UU tersebut. Apakah harus nunggu UU untuk menjaga kepala kita sendiri? Atau nunggu kepala cedera dulu baru pakai helm?

Gak bisa nampang, gak keren! Setelah cedera kepala dan otak, tampang kita tidak akan keren lagi, bahkan naik sepeda saja belum tentu bisa.

Mahal! Ini adalah alasan klasik yang diutarakan oleh goweser padahal Keamanan Bersepeda itu penting. Harga helm sekarang minimal Rp.200.000 dengan kualitas seadanya, artinya sesuai harga. makin bagus kualitas makin mahal, bisa sejuta lebih. Buang-buang uang beli helm sampai sejuta lebih, mendingan uangnya dipakai buat upgrade sepeda. Inilah ironinya. Sanggup membeli sepeda sampai jutaan bahkan upgrade sepeda sampai jutaan lagi sehingga harga sepeda bisa mencapai 10 juta, tapi beli helm seharga 500 ribu rasanya berat sekali.

Terapkan prinsip kalau sanggup beli sepeda sampai 5 juta artinya sanggup beli helm maximal seharga Rp 500.000. Sanggup beli sepeda sampai dua bahkan tiga sepeda tapi tidak rela beli helm satu untuk dua sepeda, rasanya keterlaluan sekali.

Salam Keamanan Bersepeda …. kring ..kring….

Perhatikan keamanan bersepeda saat menjelajahi tempat-tempat eksotik nan indah bersama amicaletravel. Tersedia produk-produk perjalanan wisata ke banyak lokasi wisata terkenal di seluruh dunia.

Hubungi kantor kami di :

Jalan Cikini Raya No.60, FGMN, Gedung Arva LT Basement Telp 021-390-97-86 Email : tours@amicaletravel.com

WhatsApp chat